Biak Numfor, 4 Januari 2026 – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pemerataan pembangunan infrastruktur serta pelayanan dasar bagi masyarakat kampung. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut ditandai dengan peresmian ruas jalan Mbromsi–Saribra dan penyerahan sarana transportasi oleh Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra, Sabtu (4/1/2026).
Ruas jalan Mbromsi–Saribra diresmikan sebagai bagian dari upaya membuka keterisolasian wilayah dan memperlancar mobilitas masyarakat. Selain itu, pemerintah daerah juga menyerahkan satu unit mobil operasional serta bantuan long boat guna menunjang akses transportasi, khususnya bagi anak-anak sekolah di wilayah kampung dan pesisir.
Dalam sambutannya, Bupati Markus Mansnembra menyampaikan bahwa pembangunan jalan Mbromsi–Saribra merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang telah disampaikan sejak lama. Menurutnya, pemerintah daerah berupaya mewujudkan harapan tersebut melalui alokasi anggaran tahun 2025 sebagai bagian dari pemerataan pembangunan di wilayah kampung.
“Pembangunan jalan ini merupakan harapan masyarakat yang sudah cukup lama disampaikan. Di tahun anggaran 2025, pemerintah daerah berupaya mewujudkannya sebagai bagian dari pemerataan pembangunan di wilayah kampung,” ujar Bupati.
Bupati juga mengingatkan masyarakat agar dapat memanfaatkan dan menjaga infrastruktur yang telah dibangun sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang untuk menunjang aktivitas sosial dan ekonomi. Ia menambahkan, penyediaan sarana transportasi berupa satu unit mobil difokuskan untuk membantu mobilitas masyarakat, terutama anak-anak sekolah di Kampung Mbromsi dan Saribra.
“Penyediaan sarana transportasi ini sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah yang menempatkan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai program prioritas,” tambahnya.
Selain mobil operasional, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor juga menyerahkan bantuan long boat kepada masyarakat Distrik Aimando. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu transportasi pelajar yang selama ini bergantung pada jalur laut untuk mencapai sekolah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Biak Numfor, Frans Wattimena, menjelaskan bahwa ruas jalan Mbromsi–Saribra memiliki panjang rencana 4,960 kilometer. Dari total tersebut, pekerjaan fisik telah terpasang sepanjang 4,957 kilometer, sementara sisa sekitar tiga meter dialihkan ke ruas jalan Karabai. Ia menambahkan, pembangunan ruas jalan Mbromsi–Saribra dibiayai melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) DTI Tahun Anggaran 2025 dengan total anggaran sebesar Rp5 miliar.
Melalui peresmian infrastruktur jalan dan penyerahan sarana transportasi ini, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor berharap aksesibilitas antarwilayah semakin terbuka, serta pelayanan pendidikan bagi anak-anak di wilayah kampung dan pesisir dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.
