Bupati Markus menegaskan bahwa lembaga pendidikan YPK di Tanah Papua merupakan aset gereja yang sangat strategis, khususnya dalam mendidik dan membentuk generasi muda orang asli Papua (OAP), Hal ini disampaikan saat membuka kegiatan Sosialisasi Administrasi Pengurusan Sertifikat Tanah, Akun Coretax, dan Nomor Induk Berusaha (NIB) di lingkungan Yayasan Pendidikan Kristen (YPK), Rabu (7/1).
Menurutnya, melalui pendidikan yang dikelola YPK, telah banyak putra-putri OAP yang berhasil menempuh pendidikan dengan baik dan kemudian berkiprah sebagai pemimpin, baik di lingkungan organisasi kemasyarakatan maupun di pemerintahan daerah.
“Sekolah-sekolah YPK telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan sumber daya manusia Papua. Ini adalah aset yang harus dijaga dan dikelola dengan baik, termasuk dari sisi administrasi,” ujar Bupati Markus.
Ia berharap melalui kegiatan sosialisasi ini, pengelolaan administrasi aset YPK dan Gereja Kristen Injili (GKI) di wilayah Klasis Biak Selatan dapat semakin tertib dan profesional, terutama terkait pengurusan sertifikat tanah, kepemilikan NIB, serta pemanfaatan akun Coretax.
“Sosialisasi ini penting agar para kepala sekolah dan guru di lingkungan YPK memahami dengan baik prosedur administrasi, sehingga pengelolaan sekolah dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Badan Pekerja YPK di Tanah Papua, Joni Y. Betaubun, SH, MH, mengajak seluruh kepala sekolah dan tenaga pendidik YPK di Biak untuk mengikuti sosialisasi tersebut dengan sungguh-sungguh karena dinilai sangat bermanfaat dalam menunjang tugas pelayanan pendidikan.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Biak Numfor atas dukungan penuh yang diberikan terhadap kegiatan YPK.
“Kami dari Badan Pekerja YPK di Tanah Papua menyampaikan terima kasih kepada Bupati Markus Mansnembra yang telah mendukung dan membuka secara resmi kegiatan sosialisasi ini,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Markus Mansnembra turut menyerahkan bantuan dana abadi sekolah serta dua unit kendaraan roda dua kepada dua orang guru YPK di Kabupaten Biak Numfor sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap peningkatan pelayanan pendidikan. (HumasProBiak)
